<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Katalurus</title> 
				<description>Katalurus</description>
				<link>https://Katalurus.com/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>PLN Matangkan Kesiapan Teknis GI Bontang Lestari</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/pln-matangkan-kesiapan-teknis-gi-bontang-lestari</link>
						                <description>Bontang, Katalurus.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3) mematangkan kesiapan teknis Gardu Induk (GI) 150 kV Bontang Lestari melalui penyambungan instalasi dan pengujian peralatan secara bertahap. Infrastruktur berkapasitas 60 Megavolt Ampere (MVA) ini dipersiapkan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri khususnya di Kota Bontang.Perkembangan pekerjaan ditandai dengan terpasangnya 12 panel di gedung kontrol 20 kV. Pemasangan rak kabel di gedung kontrol 150 kV dan 20 kV juga telah mencapai 100 persen. Capaian tersebut berfungsi sebagai penyambung antara peralatan di area gardu induk dan sistem kontrolnya.Tim pelaksana saat ini mengerjakan penyambungan kabel pada panel, penarikan kabel suplai listrik, serta pemasangan sistem pentanahan pada peralatan dan panel kontrol. Pekerjaan tersebut berjalan beriringan dengan pemeriksaan kondisi teknis peralatan.Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menyampaikan bahwa setiap tahapan pekerjaan perlu dikawal untuk memastikan kesiapan instalasi secara menyeluruh.“Kami berfokus pada penyelesaian sambungan antarperalatan dan pemeriksaan kondisi teknisnya secara bertahap. Setiap pekerjaan kami kawal dengan memperhatikan mutu dan keselamatan agar GI Bontang Lestari nantinya dapat beroperasi guna mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Junaedi.Sejumlah item pengujian individual peralatan telah tercatat selesai, termasuk pengukuran tahanan isolasi dan tahanan kontak pada peralatan pemutus serta pemisah, serta pengujian rasio dan polaritas transformator arus. Sementara itu, pekerjaan instalasi dan rangkaian pemeriksaan lainnya masih berlangsung.“Hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut di lapangan. Melalui koordinasi dengan tim pengawas dan mitra pelaksana, kami memastikan setiap kebutuhan penyelesaian mendapat perhatian dalam mematangkan kesiapan teknis gardu induk,” tambah Junaedi.Pada saat yang sama, penyelesaian fasilitas pendukung kawasan juga berlangsung, meliputi drainase, pagar, dan penghamparan batu kerikil di area peralatan luar ruang atau switchyard.Perkembangan tersebut melanjutkan tahapan pembangunan yang telah dibahas PLN bersama Pemerintah Kota Bontang pada awal September.Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan turut mendukung kelancaran penyelesaian gardu induk beserta jaringan transmisi pendukungnya.GI 150 kV Bontang Lestari dibangun dengan satu transformator berkapasitas 60 MVA, empat bay saluran, satu bay transformator, dan satu bus coupler. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri, khususnya di wilayah Bontang Selatan dan Kelurahan Bontang Lestari, sekaligus memperkuat kontinuitas pasokan untuk menunjang aktivitas ekonomi daerah. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>PLN Berhasil Energize Trafo 2 GI 150 kV Satui</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/pln-berhasil-energize-trafo-2-gi-150-kv-satui</link>
						                <description>Tanah Bumbu, Katalurus.com - PT PLN (Persero) kembali mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan. Melalui PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT), PLN berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama (energize) pada Trafo 2 berkapasitas 30 MVA di Gardu Induk (GI) 150 kV Satui, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa (29/9) pukul 22.59 WITA.Keberhasilan tersebut menjadi bagian penting dari penyelesaian proyek Extension 1 Trafo Bay dan Trafo 30 MVA GI 150 kV Satui. Penambahan kapasitas transformator ini diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Satui dan sekitarnya, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri.Senior Manager Operasi Konstruksi I PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Qadri, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai unit PLN dan mitra kerja dalam menyelesaikan tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.“Energize Trafo 2 GI 150 kV Satui menjadi salah satu milestone penting dalam upaya PLN memperkuat infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Selatan. Penambahan kapasitas sebesar 30 MVA ini kami harapkan dapat mendukung kebutuhan listrik yang terus meningkat di Tanah Bumbu dan sekitarnya,” ujar Qadri.Menurut Qadri, penambahan trafo tersebut juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas penyaluran tenaga listrik sekaligus mengurangi potensi kelebihan beban pada trafo eksisting.“Peningkatan aktivitas masyarakat dan industri perlu diimbangi dengan infrastruktur kelistrikan yang memadai. Karena itu, pembangunan ini bukan sekadar penambahan peralatan, melainkan bagian dari upaya PLN menyiapkan sistem kelistrikan yang mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan listrik di wilayah tersebut,” tambah Qadri.Proyek ini dilaksanakan oleh PLN UIP KLT melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4), dengan dukungan dan kolaborasi PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) UPMK II, PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif), PLN UPT Banjarbaru, PLN UP2B KSKT, PLN ULTG Batulicin, PLN UP3 Tanah Bumbu, dan PLN UP2D KSKT.Manager PLN UPP KLT 4, Ismail Hartanto Kartojo, menyampaikan bahwa keberhasilan energize tersebut merupakan hasil dari rangkaian pekerjaan dan koordinasi intensif antarpihak dengan tetap menempatkan aspek keselamatan dan mutu pekerjaan sebagai prioritas.“Energize ini dapat terlaksana berkat kolaborasi seluruh tim yang terlibat, mulai dari tahap pelaksanaan pekerjaan hingga pengujian dan persiapan pengoperasian. Kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, mutu pekerjaan, serta pemenuhan standar teknis yang berlaku,” ujar Ismail.Keberhasilan tersebut turut didukung oleh sinergi bersama pelaksana pekerjaan KSO Citra Bakti Persada–Iradat Aman Globalindo.Ismail mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian tahap penting proyek tersebut. Menurutnya, sinergi lintas unit dan mitra kerja menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.“Terima kasih kepada seluruh insan PLN dan mitra kerja yang telah bekerja serta berkolaborasi hingga tahap pemberian tegangan pertama ini dapat terlaksana. Semangat yang sama akan terus kami jaga dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pertumbuhan daerah dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Ismail. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pasokan BBM dan Pelayanan SPBU di Sebatik </title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/pertamina-patra-niaga-regional-kalimantan-perkuat-pasokan-bbm-dan-pelayanan-spbu-di-sebatik-</link>
						                <description>Sebatik-Nunukan, Katalurus.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah menuntaskan pembongkaran muatan tiga kapal pengangkut BBM untuk memperkuat pasokan ke enam SPBU di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. "Setelah pasokan disalurkan, antrean di SPBU terurai dan kondisi pelayanan kembali kondusif," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun di Tarakan, Senin.Dia mengatakan ketiga kapal tersebut adalah SPOB Cahaya Nunukan Mandiri, SPOB Semoga Jaya, dan SPOB Alnas Energi Barokah. Proses pembongkaran selesai pada Jumat (25/9), dengan total muatan 415 kiloliter yang terdiri atas Pertalite, Pertamax, dan Biosolar.Pengiriman tiga kapal tersebut merupakan langkah Pertamina untuk mempercepat pemulihan pelayanan BBM di Sebatik setelah peningkatan konsumsi membuat stok di lembaga penyalur terserap lebih cepat, katanya.“Pertamina memahami kebutuhan masyarakat akan pelayanan BBM yang lancar. Setelah pasokan dari ketiga kapal disalurkan ke SPBU, antrean telah terurai dan pelayanan kembali kondusif. Kami berterima kasih kepada masyarakat Sebatik atas kesabarannya selama proses penguatan pasokan berlangsung,” ujar Edi.Dia menyampaikan bahwa stok BBM di SPBU Sebatik saat ini dalam kondisi aman. Pertamina terus memantau stok dan penyaluran di setiap SPBU serta menyiapkan pengiriman pasokan berikutnya pada awal Oktober agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.“Kami akan terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur, Fuel Terminal Tarakan, dan pihak transportir untuk menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan di lapangan. Pertamina juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” kata Edi.Untuk informasi maupun pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani selama 24 jam. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite Bagi Nelayan di Bulungan Sesuai Ketentuan</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/pertamina-pastikan-penyaluran-pertalite-bagi-nelayan-di-bulungan-sesuai-ketentuan</link>
						                <description>Tanjung Selor, Katalurus.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengawasi penyaluran Pertalite kepada konsumen yang berhak. Di SPBU Tanjung Palas Hilir No. 66.772.001, Kabupaten Bulungan, Pertamina telah memeriksa dokumen dan data transaksi terkait penyaluran kepada nelayan yang menjadi perhatian masyarakat."Pelayanan BBM bagi nelayan dilakukan berdasarkan surat rekomendasi dari pemerintah daerah," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun di Tanjung Selor, Senin.Dia mengatakan dokumen tersebut memuat antara lain identitas penerima, penyalur yang ditetapkan, serta alokasi pembelian.Ketentuannya mengacu pada Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPH Migas Nomor 4 Tahun 2025. “Setiap transaksi harus sesuai dengan surat rekomendasi. SPBU wajib memeriksa dokumen dan mencatat jumlah BBM yang disalurkan agar tetap dalam batas alokasi,” ujar Edi.Dijelaskannya bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, pengisian Pertalite dengan jeriken yang beredar di media sosial pada Selasa (22/9) dilakukan oleh dua pemegang surat rekomendasi sektor perikanan, masing-masing sebanyak 100 liter dan 200 liter.Hingga Kamis (24/9), data transaksi menunjukkan pengambilan masing-masing masih sesuai dengan alokasi 400 liter per bulan yang tercantum dalam surat rekomendasi. Dalam ketentuan BPH Migas, pembelian menggunakan wadah dapat dilayani bagi sektor yang berhak apabila didukung surat rekomendasi, katanya"Pertamina terus memantau penyaluran di SPBU tersebut dan meminta pengelola memastikan seluruh transaksi diperiksa serta dicatat sesuai ketentuan," kata Edi.Pengelola SPBU juga diminta memasang keterangan yang mudah terlihat saat melayani pemegang surat rekomendasi agar masyarakat memahami dasar pelayanan yang diberikan.“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang ikut mengawasi penyaluran BBM. Setiap informasi akan kami periksa, dan apabila ditemukan pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, Pertamina akan menindaklanjutinya,” kata Edi.Untuk informasi maupun pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani selama 24 jam. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Perwakilan TP2DD Kalimantan Utara Raih Best Knowledge Sharing  KATALIS II P2DD 2026</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/perwakilan-tp2dd-kalimantan-utara-raih-best-knowledge-sharing--katalis-ii-p2dd-2026</link>
						                <description>Jakarta, Katalurus.com - Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menorehkan capaian dalam penguatan transformasi digitalisasi daerah. Perwakilan TP2DD Provinsi Kalimantan Utara, Nur Indah Palupi, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kaltara, berhasil meraih penghargaan sebagai Best Knowledge Sharing KATALIS II P2DD 2026.Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi dalam rangkaian KATALIS II P2DD 2026 yang telah dilaksanakan pada 2 Mei (hingga 4 Juni 2026. KATALIS P2DD adalah forum berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan pembelajaran antar-daerah peer learning) yang diinisiasi oleh Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) untuk mempercepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (E TPD).Apresiasi kepada peserta terbaik KATALIS II P2DD 2026 disampaikan dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 yang berlangsung pada 24 –26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Pada rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengumuman pemenang KATALIS P2DD sebagai bagian dari Gebyar Transformasi Digital Nasional.Penghargaan yang diraih TP2DD Provinsi Kalimantan Utara menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antardaerah dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Ke depan, pengalaman dan pembelajaran yang diperolehmelalui KATALIS P2DD diharapkan dapat terus diimplementasikan dan dikembangkan untuk mendukung penguatan tata kelola transaksi pemerintah daerah yang semakin efektif, efisien, dan terdigitalisasi di Kaltara.Melalui sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, TP2DD Provinsi Kaltara berkomitmen untuk terus mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/its-sabet-juara-umum-kontes-robot-terbang-indonesia-tahun-2026-di-ikn</link>
						                <description>Nusantara, Katalurus.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 21-25 September 2026. ITS menerima piala bergilir Danadyaksa Dirgantara pada closing ceremony dan awarding KRTI 2026, Jumat (25/9) malam.Piala bergilir tersebut diserahka+n oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., Rektor Institut Teknologi Kalimantan Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., dan Koordinator Dewan Juri Mona Arif Muda, S.T., M.T.KRTI 2026 mempertemukan 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji kemampuan dan inovasi teknologi wahana udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV). Selama lima hari, para peserta berkompetisi dalam lima divisi, yakni Racing Plane, Fixed Wing, Vertical Take Off Landing (VTOL), Long Endurance Low Altitude (LELA), dan Technology Development.Kompetisi tersebut menguji berbagai aspek pengembangan UAV, mulai dari kemampuan terbang, desain, strategi, pengembangan teknologi, hingga kemampuan peserta beradaptasi dengan kondisi lapangan.Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan KRTI 2026 di IKN.“Atas nama Otorita IKN, terima kasih semuanya sudah mengadakan acara kompetisi ini di IKN. Terima kasih Pak Rektor ITK dan terima kasih Pak Direktur Belmawa, semuanya saya kira happy, terima kasih sekali lagi atas acara ini dan mohon maaf apabila dalam penerimaan kami ada yang kurang berkenan semoga kita ketemu lagi di KRTI 2027 somewhere, terima kasih semuanya hebat! Indonesia hebat! mahasiswa Indonesia, mahasiswa Indonesia hebat! Mahasiswa Indonesia hebat, I love you all,” ujar Basuki.Rektor Institut Teknologi Kalimantan Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. mengatakan KRTI bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan trofi, tetapi juga menjadi sarana untuk menguji gagasan dan penerapan teknologi.“KRTI ini bukan hanya sekedar kompetisi biasa untuk memperebutkan trofi kejuaraan, tetapi sarana pengujian gagasan dan aplikasi. Kalau kita lihat dari awal pertama, Bapak dan Ibu sekalian kemarin kita melihat betapa luar biasanya adik-adik kita. Mulai dari teknologi development, lalu race plane gitu ya, fixed wing, kemudian VTOL, LELA, alhamdulillah saya bisa mengikuti Semua kegiatan yang ada,” ujarnya.Agus mengatakan penguasaan teknologi penerbangan tanpa awak sejalan dengan konsep pembangunan IKN sebagai kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan. Karena itu, menurut dia, mahasiswa memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi penerbangan tanpa awak.“Tentu saja hal ini berkorelasi dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang tepat di sini dengan konsep smart, green dan sustainable city. Dalam mewujudkan kota masa depan, memang dibutuhkan penguasaan teknologi penerbangan tanpa awak oleh sebab itu, peran adik-adik di sini sangat krusial sekali. Maka selama ini kalau kita belum pernah ke Ibu Kota Nusantara beritanya itu simpang siur,” jelas Agus.Agus berharap pengalaman mahasiswa selama mengikuti KRTI di IKN dapat dibawa kembali ke perguruan tinggi masing-masing, termasuk semangat inovasi serta konsep smart dan forest city yang dikembangkan di Nusantara.“Tapi begitu kita melihat di sini betapa luar biasanya ibu kota Nusantara. Harapan kami, nanti adek-adek dengan membawa semangat inovasi. Semangat-smart dan forest city-nya IKN ini dibawa ke rumah masing-masing,” lanjutnya.Sementara itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. menilai KRTI menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, kemampuan analisis, kerja tim, pengambilan keputusan, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan.“KRTI bukan tentang siapa yang menjadi pemenang, kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memecahkan masalah menguji gagasan, bekerja dalam tim, mengambil keputusan dan menghadapi berbagai kondisi yang tidak selalu sesuai dengan rencana. Artinya situasi ketika adik-adik mahasiswa merancang di kampus dengan kondisi lapangan di IKN itu tentunya sesuatu yang berbeda,” ujarnya.Beny menekankan, teknologi yang dikembangkan dalam KRTI perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.“Kemudian yang tidak kalah penting, kita berharap semoga seluruh teknologi yang dikembangkan dalam KRTI ini itu bisa diteruskan. Tidak hanya dilaksanakan pada hari ini,” ungkapnya.Ia melanjutkan, semangat tersebut sejalan dengan konsep kampus berdampak yang mendorong mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat.“Semangat itu terus kita dorong melalui semangat kampus berdampak. Artinya bagaimana mahasiswa bisa hadir untuk di bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Tidak hanya ditujukan melalui prestasi atau juara di arena kompetisi, tetapi juga melalui kemampuan bagaimana pengetahuan dan keterampilan serta teknologi tersebut dapat dibawa ke masyarakat, itulah juara yang sesungguhnya bagaimana hasil yang kita peroleh itu bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/tim-gabungan-tertibkan-bangunan-liar-di-kawasan-konservasi-tahura-bukit-soeharto</link>
						                <description>Nusantara, Katalurus.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama aparat penegak hukum, TNI, Polri, dan pemerintah daerah melakukan penertiban bangunan liar serta penegakan hukum atas pendudukan dan pembukaan lahan di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kamis (24/9).Kegiatan berlangsung di kawasan Bukit Soeharto, yang mencakup Desa Bakungan, Desa Loa Duri Ulu dan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berada dalam wilayah delineasi IKN.Tim gabungan terdiri atas Otorita IKN, Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Unsur TNI (Polisi Militer Kodam VI/Mulawarman, Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Kodim 0913/Penajam Paser Utara), Unsur kepolisian (Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Polresta Kawasan IKN, Polres Penajam Paser Utara, Polres Kutai Kartanegara, Polsek Sepaku, dan Polsek Loa Janan).Turut terlibat Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah IV Samarinda serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Kartanegara dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara.Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol Edgar Diponegoro, mengatakan penertiban dilakukan terhadap bangunan yang didirikan oleh pihak yang masuk dan menempati kawasan hutan konservasi.“Kita sekarang ingin melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan liar yang digunakan oleh penduduk yang bukan berasal dari wilayah atau ber KTP setempat, baik itu Kutai Kartanegara maupun Penajam Paser Utara, tapi menduduki lokasi ini. Mereka membangun pondok kemudian menanam tanaman-tanaman kebun dan ini sangat dilarang undang-undang kehutanan,” ujar Edgar.Menurut Edgar, penertiban juga menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan penertiban dilakukan bersama aparat penegak hukum dan unsur TNI-Polri untuk menjaga kawasan hutan konservasi."Penyidik dari kejaksaan, Satpol PP, kepolisian, dan kami bersama TNI, dalam hal ini Polisi Militer dan Brimob, hari ini datang sebagai satu kesatuan ke hutan konservasi Bukit Soeharto, karena menyelamatkan hutan konservasi adalah tugas kita bersama," ujar Thomas."Kami datang untuk menegakkan aturan dan menertibkan. Mari kita lihat bersama kepentingan besar kita ke depan untuk menjaga lingkungan dan mewujudkan kota hutan," lanjutnya.Thomas mengatakan kawasan Tahura Bukit Soeharto menghadapi tekanan akibat pendudukan dan pembukaan lahan."Kita sama-sama sudah berkeliling dan melihat pembukaan lahan secara masif. Satu orang menguasai dua sampai lima hektare," ujarnya.Ia mengatakan sebagian penghuni mengaku tidak mengetahui bahwa lokasi yang mereka tempati merupakan kawasan hutan."Ini pendatang dari luar yang tiba-tiba masuk. Ketika kami tanya, mereka mengatakan tidak pernah tahu bahwa ini hutan. Mereka hanya datang lalu membangun rumah. Ini fakta di depan mata," kata Thomas.Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.1231 Tahun 2017, luas Tahura Bukit Soeharto adalah 64.814,98 hektare. Pemetaan Otorita IKN tahun 2026 mencatat sekitar 23.556 hektare atau 36 persen di antaranya telah dikuasai masyarakat dan badan hukum, sedangkan sekitar 60 persen belum dikuasai pihak mana pun."Ini fakta, lebih dari 30 persen sudah diduduki. Jangan sampai 60 persen sisanya, kalau tidak kita cegah, terus dimasuki perambah yang mengambil dua sampai lima hektare per orang dan menebang hutan," katanya.Penertiban juga dilakukan di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut. Menurut Thomas, timnya telah 29 hari berada di lapangan, dengan luas area terbakar sekitar 420 hektare."Tim saya sudah 29 hari di sini. Setiap malam kami memadamkan api," ujarnya.Thomas mengatakan pemerintah akan terus menangani kawasan yang telah diduduki dan dibuka secara ilegal, dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat."Mari kita lihat bersama, ini fakta lapangan. Kami perlu mengambil sikap untuk menyelamatkan sisa hutan konservasi, terutama di Bukit Soeharto ini," katanya.Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan juga menerima aspirasi masyarakat yang menyatakan bersedia meninggalkan kawasan. Aspirasi tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Otorita IKN."Tanggapan hari ini beragam. Ada masyarakat yang mengatakan, 'Oke Pak, kami siap keluar dari lokasi ini, tapi dengan catatan, baik yang di dalam maupun di luar hutan harus diperlakukan adil,'" ujar Thomas.Ia menegaskan penertiban akan dilakukan di seluruh kawasan konservasi dan tidak ditujukan kepada kelompok tertentu."Soal keadilan ini, kami akan kembali untuk melihat terutama kawasan Warung Panjang dan Warung Pendek. Seluruh kawasan konservasi Tahura Bukit Soeharto akan kami lihat. Kami akan mengambil tindakan yang adil dan berlaku untuk semua, sehingga tidak ada yang mengatakan kami pilih kasih," kata Thomas.Di sisi lain, penegakan hukum terhadap sejumlah pihak yang diduga menjalankan kegiatan usaha di dalam kawasan hutan tetap berjalan."Penegakan hukum terhadap beberapa pihak yang mengaku sebagai badan usaha sedang berjalan, dan akan kami lakukan secara transparan," ujar Thomas.Thomas juga menegaskan bahwa pendudukan kawasan hutan konservasi secara ilegal tidak menjadi dasar tuntutan ganti rugi. Namun, aspek kemanusiaan akan dibahas lebih lanjut bersama Kepala Otorita IKN."Yang pertama, mereka harus tahu bahwa yang mereka masuki adalah kawasan hutan dan itu ilegal. Pertimbangan kemanusiaan nanti akan kami bahas dengan Kepala Otorita," ujar Thomas.Otorita IKN menegaskan penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga kawasan konservasi di wilayah delineasi IKN, mencegah perluasan perambahan, serta mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.Penertiban dan penegakan hukum akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan instansi terkait, dan berlaku bagi seluruh pihak yang menduduki atau membuka kawasan hutan secara ilegal. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Ditlantas Polda Kaltara Raih Tiga Penghargaan Nasional di HUT Polantas </title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/ditlantas-polda-kaltara-raih-tiga-penghargaan-nasional-di-hut-polantas-</link>
						                <description>Jakarta, Katalurus.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Utara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam rangkaian Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kaltara berhasil meraih tiga penghargaan yang diberikan dalam kegiatan yang berlangsung di Ballroom Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).Tiga penghargaan yang berhasil diraih tersebut masing-masing Juara 1 Commander Wish Polantas Karib kategori Polda dengan kurang dari 10 Polres, Juara 2 IRSMS Award 2025 kategori Polda Tipe B, serta Juara 2 Karya Ilmiah Tingkat SMA.Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Polda Kalimantan Utara sekaligus menjadi bukti atas kerja keras, dedikasi dan komitmen jajaran lalu lintas dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama personel Ditlantas Polda Kaltara dan Satlantas jajaran yang secara konsisten melaksanakan tugas di lapangan, memberikan pelayanan kepada masyarakat serta terus mendorong berbagai inovasi di bidang lalu lintas.Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan booth pameran oleh Kapolri yang menampilkan berbagai inovasi pelayanan lalu lintas.Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran sejumlah inovasi sebagai bagian dari transformasi pelayanan, di antaranya Pembayaran Tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta aplikasi web Siap Jalan.Peringatan HUT Polantas ke-71 juga diwarnai dengan kegiatan kemanusiaan. Tali asih diberikan kepada keluarga anggota Polri yang gugur saat bertugas. Selain itu, bantuan kaki palsu dan kursi roda diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap masyarakat.Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pemberian penghargaan kepada jajaran yang berhasil menorehkan prestasi. Tiga penghargaan yang diraih Ditlantas Polda Kaltara menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan lalu lintas di wilayah Kalimantan Utara.Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. Jamal Alam menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran lalu lintas Polda Kaltara.“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh personel Ditlantas Polda Kaltara dan Satlantas jajaran. Ada kerja keras, dedikasi dan kebersamaan rekan-rekan di balik capaian ini. Mereka yang setiap hari hadir di jalan, di tempat pelayanan dan di tengah masyarakat adalah bagian penting dari penghargaan yang kita terima hari ini,” ujar Kombes Pol. Jamal Alam.Ia menambahkan, penghargaan yang diraih bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.“Kami tentu bersyukur dan bangga. Namun yang paling penting, prestasi ini harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang semakin baik. Kami ingin Polantas terus hadir, semakin dekat dan semakin bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya.Kabid Humas Polda Kaltara menyampaikan bahwa capaian Ditlantas Polda Kaltara tersebut menjadi bagian dari kontribusi jajaran Polda Kaltara dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern dan humanis.Prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kaltara. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Polda Kaltara Bekali Siswa SMPIT Bina Benuanta Kenali Bahaya Narkoba</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/polda-kaltara-bekali-siswa-smpit-bina-benuanta-kenali-bahaya-narkoba</link>
						                <description>Tanjung Selor, Katalurus.com - Polda Kalimantan Utara menerima kunjungan kokurikuler Fieldtrip dari siswa dan siswi SMPIT Bina Benuanta di Mako Polda Kaltara, Kamis (24/9).Kegiatan tersebut mengusung tema “Generasi Muda Sadar Hukum: Kenali Bahaya Zat Adiktif, Bijak Digital dan Selamat di Jalan Raya”.Sebanyak 35 siswa dan siswi mengikuti rangkaian pembelajaran secara langsung dengan materi yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, keamanan dan etika bermedia sosial, serta bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif.Pada sesi pertama, para siswa mendapatkan edukasi dari Ditlantas Polda Kaltara mengenai keselamatan berkendara dan pentingnya memahami serta mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya. Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diajak melihat secara langsung gedung Regional Traffic Management Centre (RTMC) Polda Kaltara serta mendapatkan penjelasan mengenai sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam mendukung penegakan hukum dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi dari Ditreskrimsus Polda Kaltara mengenai pencegahan cyberbullying, penyebaran hoaks, serta keselamatan dan etika dalam berinteraksi di media sosial. Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan media digital yang dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain, termasuk risiko terhadap kesehatan mental, reputasi, serta masa depan.Sementara itu, Ditresnarkoba Polda Kaltara memberikan edukasi mengenai pengenalan berbagai jenis zat adiktif dan psikotropika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi sosial dan hukum yang dapat ditimbulkan.Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya dapat merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk berani mengatakan tidak pada narkoba, menjauhi lingkungan dan pergaulan yang berisiko, serta tidak mudah menerima atau mencoba sesuatu yang belum diketahui kandungan dan dampaknya.Sepanjang kegiatan berlangsung, seluruh siswa dan siswi tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, penggunaan media sosial, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.Salah satu guru pendamping, Fitra Anggraini, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang bermanfaat bagi para siswa, sehingga pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.“Kami berharap anak-anak dapat memahami dan mengamalkan aturan berlalu lintas di jalan, mengetahui bahaya narkoba, serta mampu mencegah terjadinya cyberbullying dan penyebaran hoaks. Semoga apa yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi bekal untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menggunakan media sosial,” ujarnya.Melalui kegiatan Fieldtrip tersebut, Polda Kaltara turut mendorong terbentuknya generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain, serta bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial.Kegiatan edukasi kepada pelajar ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam membangun generasi muda yang disiplin berlalu lintas, menjauhi narkoba, cerdas bermedia digital, serta memiliki kesadaran untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya. (*/SAS)</description>
					                </item><item>
						                <title>Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN</title>
						                <link>https://katalurus.com/berita/detail/ketua-dpd-ri-tinjau-progres-kawasan-legislatif-di-ikn</link>
						                <description>Nusantara, Katalurus.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menerima kunjungan kerja Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin, bersama rombongan di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Selasa (22/9).“Selamat datang kepada Bapak Ketua DPD RI beserta para senator dan rombongan. Sangat membahagiakan kami, khususnya dengan kedatangan lembaga tinggi negara. Kami ingin menyampaikan kemajuan yang telah kita capai untuk pembangunan IKN sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. Ini akan melengkapi dukungan politis untuk kami, khususnya bagi keberlanjutan pembangunan IKN ke depan,” sambut Basuki.Dalam agenda tersebut, turut hadir Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Yulianus Henock Sumual; Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua, Henock Puraro; serta Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan Fahmid. Ketua DPD RI menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini dilakukan secara khusus untuk melihat langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara.“Saya beserta beberapa anggota DPD, ada yang dari Dapil Kalimantan, ada NTB, ada dari Papua. Kita memang melakukan kunjungan secara khusus, kunjungan kerja untuk melihat langsung perkembangan terkini atau progres dari Ibu Kota Negara kita, IKN kita,” ujar Sultan.Saat ini, progres pembangunan Kawasan Legislatif telah mencapai rata-rata progres bangunan gedung sebesar 14,8 persen, dengan progres pembangunan jalan kawasan legislatif dari total panjang 3,7 kilometer sebesar 30,4 persen. Secara khusus, capaian progres pembangunan Gedung DPD telah mencapai 14,2 persen.Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Sultan. Menurutnya, perkembangan pembangunan IKN menunjukkan progres yang masif dan perlu terus dikawal agar berjalan sesuai jadwal, khususnya terkait dengan persiapan perpindahan ASN dari berbagai kementerian/lembaga ke Nusantara.“Dan, saya cukup appreciate dan surprise dengan perkembangan yang sangat progresif, sangat masif. Dan kita harap pun tentu, kita harapkan timetable atau scheduling yang sudah dibuat itu memang on time, sehingga nanti penjadwalan para ASN, kementerian, dan lembaga-lembaga lainnya juga itu nanti bisa berjalan sesuai dengan target,” ulas Sultan.Kegiatan kunjungan kerja turut diisi dengan peninjauan sejumlah proyek strategis di KIPP Nusantara, meliputi Istana Negara, Istana Wakil Presiden, serta persil Gedung DPD yang berada di Kawasan Legislatif. Melalui kunjungan tersebut, Otorita IKN berharap dukungan kelembagaan terhadap pembangunan Nusantara kian menguat, sejalan dengan target penyiapan IKN sebagai pusat pemerintahan. (*/SAS)








</description>
					                </item></channel>
  	</rss>